Nilainilai yang bersifat vertikal-transendental ini menjadi fundamen etik kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga sangat jelas kebangsaan kita adalah kebangsaan yang berketuhanan. Konstitusi, UUD 1945, secara tegas menyatakan, negara ini berdiri di atas dasar ketuhanan. Hal itu dinyatakan pada Pasal 29 Ayat (1), "Negara berdasar atas
kekuasaankeagungan, kebijaksanaan, dan keadilan Tuhan yang Maha Esa Kehadiran sastra tersebutdapat membentuk karakter bangsa Indonesia sebagai insan yang religius, penuh rasa berbakti, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari.
Dalampembahasan tentang materi individu sebagai insan Tuhan Yang Maha Esa, difokuskan kepada individu sebagai warga negara yang menganut agama. Setiap ajaran agama menuntut untuk berperilaku baik yang diaplikasikan dalam kehidupan secara horizontal, di samping mengabdi dalam bentuk ibadah ritual vertikal sesuai dengan keyakinannya
Pendidikankarakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil.
Manusiasebagai makhluk individu diartikan sebagai person atau perseorangan atau sebagai diri pribadi. Manusia sebagai diri pribadi merupakan makhluk yang diciptakan secara sempurna oleh Tuhan Yang Maha Esa. Disebutkan dalam Kitab Suci Al Quran bahwa Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya ".
Bentukhubungan warga negara Indonesia sebagai insan pribadi atau makhluk individu dengan Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta merupakan perwujudan nilai dasar Pancasila sila A. pertama. B. kedua. C. ketiga. D. keempat C. nilai diwujudkan dalam bentuk hubungan warga negara Indonesia dengan sesama manusia sebagai insan politik
Nilaiketuhanan dalam Pancasila, sebagai ideologi terbuka merupakan bentuk hubungan warga negara Indonesia sebagai insan pribadi atau makhluk individu dengan Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius atau bangsa yang beragama memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa.
1 Berketuhanan Yang Maha Esa; a) Bersikap dan berperilaku sebagai insan yang Berketuhanan dalam praktik Epidemiologi Kesehatan, dan b) Bersikap dan berperilaku dalam praktik Epidemiologi Kesehatan dengan upaya terbaik. 2) Bermoral, beretika dan disiplin; a) Bersikap dan berperilaku sesuai dengan standar nilai moral yang luhur dalam praktik
mF4XUr. Nilai dasar Pancasila selanjutnya dijabarkan dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Baca juga Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia, Simak Sejarahnya Berikut Ini! Adapun perwujudan nilai dasar Pancasila sebagai ideologi terbuka tersebut adalah sebagai berikut. 1 Nilai ketuhanan dalam Pancasila, sebagai ideologi terbuka merupakan bentuk hubungan warga negara Indonesia sebagai insan pribadi atau makhluk individu dengan Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius atau bangsa yang beragama memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut dibuktikan dengan pemelukan salah satu agama yang diakui negara atau menganut aliran kepercayaan tertentu terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2 Nilai kemanusiaan dalam Pancasila, diwujudkan dalam bentuk hubungan warga negara Indonesia dengan sesama manusia sebagai insan sosial. Manusia tidak dapat hidup sendiri senantiasa hidup saling membutuhkan. Oleh karena itu, harus dijalin sikap kekeluargaan dan tolong menolong antarsesama manusia tanpa membedakan suku bangsa, agama, ras, antargolongan, maupun antarbangsa. 3 Nilai persatuan dalam Pancasila, diwujudkan dalam bentuk hubungan warga negara Indonesia dengan bangsa dan negaranya sebagai insan politik. Setiap warga negara, terikat oleh peraturan perundangundangan yang berlaku di negara tersebut. Oleh karena itu setiap warga negara dituntut untuk menaati peraturan itu sebagai wujud rasa cinta tanah air, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongannya. 4 Nilai kerakyatan dalam Pancasila, diwujudkan dalam bentuk hubungan warga negara Indonesia dengan kekuasaan dan pemerintahan sebagai pemegang kedaulatan rakyat. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam pemerintahan. 5 Nilai keadilan dalam Pancasila, diwujudkan dalam hubungan warga negara Indonesia dengan kesejahteraan serta keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
p>Humans and nature are two of the many symbols of the manifestation of God’s love for the universe He created. The form of God’s love for the universe is an indisputable reality because before God created humans, he also thought and understood the survival of human beings in the realm of life as a form of symbiotic relationship between human and natural. All human needs have been fulfilled and provided by God through the supply of natural resources, and vice versa God is preparing humans to help maintain the balance of the universe, both physical, biological and socio-cultural elements. The concept of Tri Hita Karana is the root of people’s happiness in Bali. As a philosophy of life for Balinese people who still exist in the community in Bali, it is also used as a model of happiness in other countries in the world. This concept is a very simple to be implemented in everyday life. Because Tri Hita Karana etymologically is derived from three syllables, Tri which means “three”, Hita means “happiness” and Karana which means “cause”. The three causes of happiness consist of Parahyangan, Palemahan and Pawongan. The relation of God’s relationship with nature according to the Hindu perspective is God as a symbol of the bhuana agung and bhuana alit. God as a symbol of the bhuana agung universe is a manifestation of the contents of the universe while God as a symbol of the bhuana alit can be realized that God exists and lives in every human being. rumah & pakaian • SEHAT > makan sebagai hasil alam Kondisi & situasi lingkungan alam Faktor motivasi bekerja sama dengan Orang lain Kelompok sosial himpunan / kesatuan manusia yang hidup bersama Bagaimana individu hidup bersama di masyarakat??? Manusia merupakan anggota suatu kelompok yg memiliki kesamaan dan perbedaan kepentingan norma / aturan Sesuai dgn hak & kewajiban NILAI dlm masyarakat, Harold Lasswell 1. Kekuasaan 5. ketrampilan skill 2. Pendidikan enlightment 6. kasih sayang affection 3. Kekayaan wealth 7. kejujuran & keadilan 4. kesehatan well-being 8. keseganan respect Apa yg disebut Masyarakat? Suatu sistem hubungan-hubungan yang ditertibkan, Robert Mac Iver Sekelompok manusia yang hidup bersama & bekerja sama to memuaskan keinginan bersama, Harold J. Laski Implikasinya bagaimana individu dapat hidup secara harmonis Esensi nilai dan moral individu sebagai makhluk sosial saling menghargai, Persamaan derajat, kasih sayang, ramah tamah, serasi, adil, cinta dan tenggang rasa Individu sebagai Warga Negara Indonesia NEGARA Suatu organisasi suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat Miriam Budiardjo Suatu masyarakat yg mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah Max Weber “suatu organisasi yg memiliki wewenang yg bersifat memaksa, monopoli & mencakup semua untuk mengendalikan persoalan bersama an. rakyatnya/ warga negaranya” Apa saja hak & kewajiban warga negara? PASAL & AYAT 27 ayat 1 KEWAJIBAN WARGA NEGARA Menjunjung hukum & pemerintahan HAK WARGA NEGARA Kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan 27 ayat 2 Atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan 28 1. 2. 3. 29 ayat 2 1. 2. 30 ayat 1 Usaha pembelaan negara Berserikat Berkumpul Mengeluarkan pikiran lisan & tulisan Memeluk agama Beribadah sesuai agama Usahan pembelaan negara 31 ayat 1 Mendapat pengajaran 34 Fakir miskin & anak anak terlantar dipelihara oleh negara SIKAP & PERILAKU WARGA NEGARA ? Cogan, 1998 kategori warga negara Harus memiliki identitas/ jati diri seuai ideologi negaranya. Memiliki hak tertentu yang dijamin oleh pemerintah Memiliki kewajiban untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dgn kepentingan publik & tanggung jawab. Memiliki tanggung jawab demi kepentingan umum Memiliki sikap menerima nilai-nilai dasar kemasyarakatan Menghadapi abad 21, warga negara perlu memiliki karakteristik, ketrampilan & kompetensi yaitu Kemampuan mengamati masalah & tantangan sebagai anggota masyarakat global. Kemampuan bekerja sama Kemampuan memahami, menerima dan toleran terhadap budaya Kemampuan berfikir kritis & sistematis Mampu menyelsaikan konflik tanpa kekerasan Mampu mengubah gaya hidup Peka terhadap HAM Kesadaran & kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan politik Konteks Individu sebagai Warga Negara Indonesia • Pengetahuan kewarganegaraan civic knowledge • Kecakapan kewarganegaraan civic skills • Watak kewarganegaraan civic dispositions Margaret 1999, 3 komponen warga negara demokrasi di AS 1. Nilai kewarganegaraan civic virtue 2. Karakter dan komitmen 3. Karakter warga negara yang konduktif Partisipasi warga negara 1. Memimpin dan mengelola kelompok 2. Memonitor kebijakan publik & mempengaruhi kebijakan publik 3. Pengetahuan kewarganegaraan civic knowledge